Long Distance Marriage
Memasuki usia kandungan 6 bulan lebih, entah kenapa rasanya Mellow bermuram durja selalu. Butuh banget kehadiran suamiku, yang kerjanya jauh jauh sekali di Borneo, sedangkan saya di Bandung. Entah mengapa saya ingin membagi tendangan bayi saya dengannya, membagi sensasi yang saya rasakan when my baby boy kicks my belly. Entah mengapa pengeen banget bobo ma suami, sudah jadi kebiasaan jika cuti dia selalu make my bed, hal manis dan sangat bermanfaat yang dia lakukan, membantu mengganjal perut, punggung, dan kaki saya dengan bantal. Saya sangat butuh kehadiran suami saya, dear God if You listen to my pray. Sudah dua bulan lebih saya dan hubby tidak bertemu. Bagaimanapun juga dia hanya boleh ambil cuti 6 bulan sekali. Sungguh nasib jadi istri penambang yang beginilah, tapi ini toh resiko saya memilih dia. Sekalinya bertemu memanfaatkan momen adanya seminar Hubby seminggu, itu pun 2 bulan yang lalu. Rasanya ingin nangis, membagi perasaan ini. Tetapi as a grown up woman semestinya saya tida...